Translate This Blog

Friday, May 22, 2020

Hidup Sehat Dan Pola Makan Sehat Ala dr. Tan Shot Yen

Ia mendidik pasiennya agar mengubah gaya hidup, tak tergantung pada obat dan tidak dibohongin dokter. Prinsipnya, pasien harus punya otonomi terhadap tubuh sendiri.

Cobalah berkunjung ke klinik dr. Tan Shot Yen di wilayah Bumi Serpong Damai pada pukul 11 dihari kerja. Anda akan melihat dr. Tan menghadapi beberapa pasien. Sekilas, Anda mungkin berpikir dokter sedang marah-marah. Padahal ia sedang menjelaskan tentang gaya hidup sehat pada pasien barunya. Pasalnya, memang begitu gaya dr. Tan, menjelaskan dengan suara keras. Bila kita simak ucapannya, semua yang dijelaskannya sangat penting dan membukakan mata.

“Kesalahan pasien dalam berobat hanyalah mencari tahu ‘bagaimana’. Bagaimana caranya menurunkan tensi, menurunkan kadar gula, menguruskan badan, menghilangkan senewen atau sakit di jemari. Jika Anda Cuma tanya ‘bagaimana’, Anda akan jatuh menjadi sekadar konsumen. Pertanyaan terpenting adalah mengapa Anda sampai sakit?” urainya.

Dokter ini memang tak mau punya pasien yang yang mengharapkan pil atau tongkat ajaib untuk membereskan tubuhnya. “Saya mau pasien yang taking ownership of their own body. Itu badan anda. Buat apa dokter yang sok tahu menyuruh ini-itu? Yang benar buat dokter belum tentu benar buat Anda.” Wah, dokter yang satu ini tampaknya memang lain dari yang lain.

Mendorong Gaya Hidup Sehat

Perbedaan mencolok dr. Tan dibanding dokter lain pada umumnya adalah ia tidak mudah memberi obat. Rata-rata pasien yang keluar dari ruang prakteknya tidak menggenggam resep. Kalaupun ada resep, biasanya hanya vitamin dan omega-3, tergantung kondisi pasien.

“Sampai kapan seseorang mau tergantung pada obat-obatan? Apakah setelah mengonsumsi obat dia benar-benar sembuh? Jawabannya tidak. Karena begitu obat berhenti, dia sakit lagi. Berapa banyak dokter hanya bertanya ‘sakit apa’ lalu berkata ‘ini obatnya’? Dia tidak memberikan pendidikan atau menjelaskan asal usul penyakit. Pasien juga bego, padahal dia harusnya memahami perannya dalam menciptakan penyakitnya,” jelas dr. Tan.

Sebagai ganti resep, dr. Tan memberikan pencerahan tentang gaya hidup sehat yang harus dijalani setiap orang. Saya yakin semua dokter tahu bahwa diabetes, stroke, dan kanker adalah penyakit gaya hidup. Tapi pertanyaannya, seberapa jauh seorang dokter mau fight untuk memperbaiki gaya hidup pasiennya? Karena, penanganan pertama pasien seharusnya perubahan gaya hidup. Bila gagal, baru obat-obatan boleh dicoba.”

Dr. Tan mencontohkan, pasien yang sakit lutut akan disuruh minum obat, dioperasi, atau diganti tempurung lututnya. Padahal, titik beratnya adalah bobot tubuhnya. Jika si Pasien mengubah pola makan dan gaya hidup, berat badannya susut dan keluhan lututnya akan hilang. “Ibaratnya, mobil Mercedes pasti turun mesin kalau diisi bensin bajaj. Coba ganti dengan bensin super, pasti larinya kencang.”

Perubahan pola makan yang dianjurkan dr. Tan mungkin terdengar ekstrem. Ia mengimbau pasiennya untuk berhenti mengonsumsi gula, terigu, nasi, dan pati (singkong, kentang, ubi, jagung, taloas). Pasalnya, di dalam tubuh, jenis makanan ini akan diproses 100% menjadi gula dalam waktu dua jam. Benar, manusia butuh gula untuk energi. Tapi kenaikan kadar gula darah akibat empat jenis makanan ini sangat cepat, mengakibatkan insulin melonjak untuk menekan kenaikannya. Bersama insulin, keluar pula hormon eicosanoid buruk. Akibatnya, pembuluh darah menyempit, darah kental, daya tahan buruk, tubuh ‘memelihara’ bakteri, jamur, kista, tumor, dan kanker, serta timbul nyeri.

Sebagai ganti nasi, ia meresepkan: satu ikat selada mentah atau dua cangkir brokoli setengah matang, 2 putih telur rebus, 2 tomat, 2 mentimun, setengah avokad, apel, atau pear. Dengan makanan ini, tak ada sisa gula yang tersimpan menjadi lemak. Kadar gula darah sebelum dan sesudah makan pun rata-rata sama. Dan, hormon eicosanoid buruk takkan keluar sehingga tak mengundang penyakit. ‘Menu’ ini perlu dilengkapi lauk-pauk yang diolah dengan berbagai cara, asal tidak ditumis atau digoreng.

“Kita makan sayur bukan hanya demi seratnya. Sayur mentah mengandung enzim dengan life force energy yang penting buat tubuh. Inilah pola makan asal yang sesuai fitrah manusia. Siapa bilang tidak makan nasi jadi lemas? Nenek moyang kita makan sayur dan buah tapi mereka kuat mendaki gunung danm berburu.”

Sakit adalah Introspeksi

Hal lain yang menarik dari dr. Tan adalah gelar M. Hum. Gelar itu didapat setelah ia mengambil pascasarjana filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, tahun lalu. Menurutnya, kuliah S2 filsafat membuatnya memahami manusia secara mendalam dan holistic. Ia juga jadi mengerti ‘dosa ilmu kedokteran’ tentang mekanisasi tubuh manusia.

“Akibat perkembangan ilmu kedokteran — terutama seteloah ditemukannya alat pacu dan cangkok jantung, tubuh manusia yang tadinya holistic lalu dipecah-pecah. Kalau kepala sakit yang diobati, ya kepala saja. Kita terlepas dari tubuh, emosi dan kecerdasan spiritual. Tubuh manusia hanya jadi seperangkat mesin. Kalau ada yang salah, kita pergi kebengkel. Dan, rumah sakitlah bengkel terbesarnya. Betul, badan manusia terlalu kompleks untuk dipegang satu ahli saja. Manusia boleh dipegang beberapa ahli, asal mereka sama-sama sadar bahwa manusia diciptakan Tuhan. Masalahnya, dokter punya arogansi profesi. Seorang dokter biasanya susah dibilangin dan selalu merasa benar,” tuturnya lugas.

Dr. Tan juga menyanyangkan bila manusia zaman sekarang mati-matian melawan dan menolak sakit. Padahal, sakit adalah jalan untuk lebih memahami bahwa manusia atak selamanya diposisi atas.

“Sakit adalah introspeksi. Ketika sakit, saya berhenti dan menoleh kebelakang. Apa yang ‘jalan’ dan ‘nggak jalan’ selama ini? Nah, menjadi sembuh adalah keberhasilan introspeksi dan menemukan cara untuk lebih maju lagi. Tapi bagaimana pasien bisa introspeksi bila tak dibimbing menemukan kesembuhannya dan hanya dininabobokan oleh obat? Dunia yang mati rasa dan tak mau mengalami sakit adalah dunia yang melarikan diri, mengingkari diri sendiri,” lanjutnya.

Menurut dr. Tan, kita memasuki era kebablasan mengonsumsi obat. Akhirnya, obat dijadikan demand. Setelah demand melambung tinggi, masyarakat digenjot untuk mendapatkan penghasilan lebih yang tak perlu demi obat. Lihatlah berapa banyak orang yang harus berusaha mati-matian demi keperluan berobat salah satu anggota keluarga.

Selalu Ingin Jadi Dokter

Dr. Tan Shot Yen lahir di Beijing, 17 September 1964 dan dibesarkan di Jakarta. Ia kuliah di Fakultas Kedokteran Universistas Tarumanegara dan lulus Profesi Kedokteran Negara FKUI pada tahun 1991. Sebagai siswi yang selalu mendapat nilai cemerlang dalam ilmu eksakta, menjadi dokter merupakan impiannya sejak dulu. Baginya, dibidang kedokteran, cara pikirnya yang eksakta bisa menemukan ‘kemanusiaannya’. Dalam diri pasien, ia menemukan benang merah antara fisik, emosi dan spiritual.

Ketika baru menjadi dokter, saya juga ngaco. Sekadar memberi obat pada pasien. Lama-lama saya pikir saya cuma perpanjangan pabrik obat,” kenangnya. Lalu ia pelan-pelan lebih menggunakan gaya hidup sehat. Perubahan ini dipicu oleh ayahnya, dr. Tan Tjiauw Liat, tokoh inspiratif yang membuatnya maju untuk melihat apa sebenarnya kebutuhan manusia.

Melihat begitu berapi-apinya dr. Tan saat memberikan pencerahan gaya hidup pada pasien, siapapun mungkin akan bertanya ‘apa tidak capek?’. “Lebih capek mana dibandingkan dokter yang ditunggangi perusahaan obat dan makanan? Saya mendapat energi bila melihat pasien sembuh. Mereka memegang kendali atas hidup mereka, tidak dibohongin dokter, dan tidak tergantung obat,” jawabnya.

Dr. Tan mengakui, sepak terjangnya kerap dipandang sebelah mata oleh koleganya. “Ada yang bilang saya idealis, bahkan mission impossible. Tapi saya yakin, dalam hati kecil mereka mengatakan bahwa perubahan gaya hiduplah jawabannya. Masalahnya, mereka sendiri tidak menjalani gaya hidup itu. Ini membuat saya sebal. Kalau mereka merasa tidak bisa menjalani gaya hidup sehat, jangan mengecilkan pasien dengan menganggap pasien juga takkan bisa. Pasien yang sudah parah dikasih obat apapun pasti mau. Apalagi Cuma disuruh ganti nasi dengan sayur.”


Saturday, May 02, 2020

Baptisan


Baptisan bukan membasuh kotoran dari kulit kita melainkan menghadirkan kita dengan hati nurani yang bersih melalui kebangkitan Yesus Kristus di hadapan Allah. Yesus memiliki kata terakhir (penentu) dalam segala hal dan untuk semua orang, dari malaikat ke semua kekuatan yang ada. Yesus Kristus berdiri tepat di samping Allah, dan apa yang Dia katakan terjadi.

Baptisan mempunyai makna :

1. Manusia Lama Kita Telah Mati Dalam Yesus Kristus Dan Dikuburkan Bersama-Nya. 
Sebab pada waktu kita dibaptis, kita dikubur bersama-sama Yesus Kristus; dan dengan baptisan itu juga, kita turut dihidupkan kembali bersama-sama Kristus karena kita percaya akan kuasa Allah yang sudah menghidupkan Yesus Kristus dari kematian.
2. Lalu Kita Dibangkitkan Oleh Tuhan Menjadi Ciptaan Baru.
Ketika kita dibaptis, kita meninggalkan tubuh lama yang penuh dosa; ketika kita keluar dari air, kita memasuki kehidupan kasih karunia - kehidupan baru di tanah baru. Ketika kita diturunkan ke dalam air, itu seperti penguburan Yesus; Ketika kita dibangkitkan dari air, itu seperti kebangkitan Yesus.
3. Memulai Hidup Baru.
Orang yang sudah bersatu dengan Yesus Kristus, menjadi manusia baru sama sekali. Yang lama sudah tidak ada lagi — semuanya sudah menjadi baru.
4. Menerima Sifat-Sifat Kristus.
Kita semuanya sudah dibaptis atas nama Yesus Kristus, jadi kita sudah menerima pada diri kita sifat-sifat Yesus Kristus sendiri (iman orang dewasa). 
5. Menjadi Satu Dalam Tubuh Kristus.
Kita semua sudah dibaptis oleh Roh yang sama, supaya kita dijadikan satu pada tubuh Kristus itu. Kita semua juga mengalami Roh yang satu itu sepenuhnya.

Daftar Pustaka :
  • Alkitab

Friday, April 24, 2020

Orang Sesat / Murtad


Allah berkata bahwa kita semua dibenarkan untuk menjadi Orang Benar bukan karena kita telah melakukan hukum Taurat ataupun karena kita telah melakukan kebaikan dan mengerjakan ajaran-ajaran agama, namun kebenaran itu kita peroleh semua karena Kasih Karunia saja yang dimana telah diberikan dengan cuma-cuma karena penebusan Kristus Yesus di kayu salib. Jadi apabila ada orang benar yang meninggalkan keyakinan dan kepercayaan terhadap Tuhan Yesus, maka hal itulah yang disebut dengan sesat / murtad.

Berpindah keyakinan dan kepercayaan adalah kebebasan yang diberikan Allah kepada manusia dengan tanggungjawab ditanggung sendiri.

Banyak argumentasi yang diberikan sebab-sebab orang benar menjadi sesat / murtad, yang kalau dikelompokan bisa dibilang karena roti (perut), penolong (pasangan hidup) dan kekuasaan, dan itu merupakan pakem atau SOP yang iblis gunakan untuk membuat orang benar jatuh.

Tapi kalau dalam Firman Tuhan lebih tegas disampaikan, bahwa orang benar jadi sesat / murtad karena :

1. Tidak Mengerti Kitab Suci
Untuk mengerti Kitab Suci, kita harus membaca Kitab Suci /Alkitab itu sendiri lalu merenungkannya siang dan malam. Pembacaan Alkitab lebih baik dilakukan dari kitab Perjanjian Baru (Kitab Matius - Kitab Wahyu) baru dilanjutkan dengan Perjanjian Lama (Kitab Kejadian - Kitab Maleakhi) supaya kita kenal kasih Allah melalui Yesus Kristus  dulu.
Pengertian terhadap isi Alkitab merupakan suatu keharusan dalam kehidupan orang Kristen, sehingga iman yang dimilikinya berdiri diatas batu karang yang kuat. 
Dalam proses membaca Alkitab, kita perlu memiliki keyakinan tanpa komproni bahwa Alkitab adalah Firman yang di ilhami Tuhan, yang sempurna, dan tanpa salah.

2. Tidak Mengerti Kuasa Allah
Sangat sulit untuk manusia mengerti kuasa Allah karena keterbatasan manusia itu sendiri, sehingga untuk tetap mencoba paham tentang kuasa Allah kita harus belajar / sekolah untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. 
Banyak tertulis dalam Alkitab bagaimana ketika Yesus Kristus melakukan mujizat penyembuhan akan menyuruh orang yang telah sembuh itu untuk datang ke para imam untuk diperiksa lalu dinyatakan kesembuhannya. 
Sehingga disini kita lihat bagaimana Tuhan Yesus memakai ilmu pengetahuan sebagai sarana mendefinisikan tentang kuasa Allah yang diterjemahkan kedalam bahasa yang bisa dimengerti oleh manusia.
Dengan ilmu pengetahuan, kita bisa uji isi Alkitab dan melihat kebenaran dari Firman Tuhan yang tertulis didalamnya.

Pandangan kita harus berdasarkan pada Pengetahuan; dan Pengetahuan ini berasal dari fakta yang Allah wahyukan kepada kita.

Daftar Pustaka :
  • Roma 4:13
  • Roma 3:24
  • Markus 12:24

Tuesday, April 21, 2020

Pengikut Kristus Pasti Masuk Surga


Kepastian pengikut Kristus masuk kesurga bukanlah datang dari buah pikir orang Kristen, tapi dari janji Allah yang diberikan kepada umat manusia sebagaimana tertulis dalam Alkitab ketika manusia mengakui Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadinya.

Karena ketika mendeklarasikan dengan sungguh-sungguh pengakuan tersebut, maka kita menerima fakta-fakta sebagai berikut : 

1. Sudah bersatu dengan Kristus.
2. Sudah menerima Roh Allah.
3. Sudah dibebaskan dari kuasa dosa.
4. Sudah dibebaskan dari kematian rohani.
5. Sudah menjadi anggota keluarga (anak) Allah.

Tapi perlu di ingat juga bahwa Orang Kristen belum tentu Pengikut Kristus tapi Pengikut Kristus pasti Orang Kristen.


Daftar Pustaka :
  • Yohanes 5:24
  • Roma 8:1-2
  • Roma 8:14
  • 1 Yohanes 5:11-12

Perjanjian Abraham

Perjanjian Abraham adalah perjanjian tanpa kondisi. Allah membuat janji kepada Abraham yang tidak mensyaratkan apapun dari Abraham.

Allah sudah mempunyai kehendak untuk mengkhususkan satu kaum bagi diri-Nya, dan melalui umat istimewa itu Allah akan memberkati semua bangsa.


Perjanjian Abraham digambarkan sebagai berikut :

  1. Perjanjian tidak berkondisi;
  2. Perjanjian harafiah yang dapat dimengerti sebagaimana-adanya. Tanah yang dijanjikan harus dimengerti sebagai definisi kata tersebut-bukan kiasan;
  3. Perjanjian itu kekal, sehingga perjanjian antara Allah dan Israel berlaku semuanya.
Yang dijanjikan dalam Perjanjian Abraham adalah Tanah, Keturunan dan Berkat serta Penebusan (terpenting).


Daftar Pustaka :
  • Kejadian 12:1-3

Dampak Hidup Kita Bersatu Dengan Kristus


Ketika kita menerima Yesus Kristus dengan sungguh-sungguh sebagai Juruselamat pribadi dan seterusnya menjalankan hidup sebagai pengikut Kristus, maka Kristus akan berdampak sebagai berikut :

1. Wisdom from God
     Kristus dijadikan sebagai sumber hikmat bagi kita.

2. Righteousness
     Kristus membuat kita benar di hadapan Allah.

3. Sanctification
     Kristus menyucikan kita.

4. Redemption
     Kristus membebaskan kita dari dosa.


Daftar Pustaka :
  • 1 Korintus 1:30

What You Must Do Everday


  1. Put God First.
  2. Pray and thank God every morning every day.
  3. Have a Dream and make a Goals.
  4. Stop selfish Help someone else with what you have.
  5. Not just inspire someone make a living but inspire someone too to make a different.

Tujuan Manusia Diciptakan


# Tujuan Hidup sebelum jatuh dalam dosa :

Allah menciptakan manusia untuk Menikmati :
(1) persekutuan denganNya,
(2) mempunyai relasi dengan orang lain,
(3) bekerja dan
(4) menguasai bumi.

# Tujuan Hidup setelah jatuh dalam dosa :

Perjanjian Lama :

Menurut Salomo :
(1) Takutlah kepada Allah (menghormati Allah dengan pikiran dan cara hidup kita).
(2) Berpegang kepada perintah-perintah Allah (karena orang akan berdiri di hadapanNya untuk dihakimi).
Ayat pendukung = Pengkhotbah 12:13-14

Menurut Daud :
(1) Bersekutu dengan Allah.
(2) Menjadi sama dengan Kristus.
Ayat pendukung = Mazmur 17:15, 1 Yohanes 3:2

Menurut Asaf :
(1) Hubungan dengan Allah.
Ayat pendukung = Mazmur 73:28

Menurut Yesaya :
(1) Untuk mengagungkan Allah.
Ayat pendukung = Yesaya 43:7

Perjanjian Baru :

Menurut Paulus :
(1) Mengenal Kristus.
(2) Dibenarkan oleh Allah melalui iman kepada Kristus.
(3) Hidup dalam persekutuan dengan Kristus, sekalipun itu terjadi melalui penderitaan.
Ayat pendukung = Filipi 3:9-10, 2 Timotius 3:12


Daftar Pustaka :
  • Alkitab

Monday, April 20, 2020

Navigasi Badai


Kunci untuk menavigasi badai dalam hidup Kita adalah:

  • Tetap hidup sesuai dengan di Firman Tuhan.
  • Percaya pada kasih Tuhan untuk Anda.
  • Kelilingi diri Anda dengan dukungan positif.
  • Terus membuat pilihan yang benar.
  • Memahami bahwa beberapa hal memerlukan waktu - ini adalah proses.

Kitab Perjanjian Baru

Perjanjian Baru - 27 kitab seluruhnya

Kitab-Kitab Sejarah (5 kitab)
Matius, Markus, Lukas, Yohanes, Kisah Para Rasul

Surat-Surat Paulus (13 kitab)
Roma, 1 Korintus, 2 Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 Tesalonika, 2 Tesalonika. 1 Timotius, 2 Timotius, Titus, Filemon

Surat-Surat Non Paulus - (9 kitab)
Ibrani, Yakobus, 1 Petrus, 2 Petrus, 1 Yohanes, 2 Yohanes, 3 Yohanes, Yudas, Wahyu


Daftar Pustaka :
  • Alkitab

Kitab Perjanjian Lama


Perjanjian Lama - 39 kitab seluruhnya

Pentatuk (Kitab Musa)  (5 kitab)
Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan

Kitab-Kitab Sejarah (12 kitab)
Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1 Samuel, 2 Samuel, 1 Raja-Raja, 2 Raja-Raja, 1 Tawarikh, 2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, Ester.

Puisi  (5 kitab)
Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung

Nubuat :

Nabi-Nabi Besar  (5 kitab)
Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel

Nabi-Nabi Kecil  (12 kitab)
Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, Maleakhi.


Daftar Pustaka :
  • Alkitab

Fakta - Fakta Alkitab


1.          Alkitab adalah buku paling laris di dunia.

2.          Lebih kurang 50 buku Alkitab terjual setiap menit. Belum termasuk yg didownload ke perangkat electrononic.

3.          Di RRC dalam seratus tahun terakhir Alkitab terjual sebanyak 350 juta jilid.

4.          Alkitab ditulis oleh lebih dari 40 orang yang berbeda dengan berbagai profesi.

5.          Alkitab ditulis dari tiga benua Asia, Afrika dan Eropa.

6.          Alkitab ditulis dalam jangka waktu 1.500 tahun. Perjanjian baru ditulis antara tahun 45 sampai tahun 90 M. Surat Yakobus adalah surat yang pertama kali ditulis sekitar tahun 45, diikuti surat Galatia tahun 48, lalu surat-surat rasuli lainnya, kemudian kempat injil Mat (70), Mrk, Luk dan yang paling akhir adalah Yohanes pada tahun 90 M.

7.          Kata “Bible” berasal dari bahasa Yunani “Biblia” yang artinya buku-buku. Tentu saja, karena alkitab sendiri terdiri dari gabungan buku-buku.

8.          Alkitab terdiri dari 66 kitab. 39 Perjanjian lama dan 27 Perjanjian baru.

9.          Alkitab terdiri dari 773.692 kata dan membutuhkan waktu sekitar 70 jam untuk membacanya sampai habis.

10.      Alkitab terdiri dari 1.189 pasal dan 30.861 ayat. Perjanjian lama ada 929 pasal dan 23.203 ayat, sedangkan perjanjian baru ada 260 pasal dan 7659 ayat.

11.      Di dalam keseluruhan Alkitab terdapat 8.674 kata Ibrani yang berbeda, 5.624 kata Yunani yang berbeda dan 12.143 kata bahasa Inggris yang berbeda.

12.      Kitab perjanjian lama ditulis dalam bahasa Ibrani dan Perjanjian baru dalam bahasa Yunani. Namun saat ini telah diterjemahkan kedalam 600 bahasa lebih.

13.      Kitab terpanjang di Alkitab adalah Kitab Mazmur dan kitab terpendek adalah Kitab II Yohanes.

14.      Mazmur 118 adalah pasal yang terletak persis di tengah Alkitab.

15.      Ada 594 pasal masing-masing sebelum dan sesudah Mazmur 118.

16.      Apabila seluruh pasal Alkitab dijumlahkan, diluar Mazmur 118, seluruhnya berjumlah 1188 pasal.

17.      Mirip dengan angka 1188, Mazmur pasal 118:8 juga merupakan ayat yang terletak di tengah-tengah alkitab. Bunyinya : "Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia."

18.      Sebelum Mazmur 118, Mazmur 117 adalah pasal terpendek dari Alkitab.

19.      Setelah Mazmur 118, Mazmur 119 adalah pasal terpanjang di Alkitab.

20.      Total janji di dalam Alkitab 1.260. total perintah 6.468, prediksi lebih dari 8.000, Nubuat yang sudah digenapi 3.268, nubuat yang belum digenapi 3.140, jumlah pertanyaan 3.294.

21.      Terjemahan Alkitab pertama kali ke bahasa Inggris dipelopori oleh John Wycliffe dan diselesaikan oleh John Purvey pada tahun 1388.

22.      Pencetakan alkitab dengan mesin cetak pertama kali dilakukan oleh Johannes Gutenberg pada 15 Agustus 1456.

23.      Pemisahan pasal pada alkitab pertama kali dilakukan oleh Stephen Langton pada tahun 1228. Perjanjian lama dipisahkan dengan ayat pertama kali dilakukan oleh R. Nathan pada tahun 1488. Dan perjanjian baru dipisahkan dengan ayat pertama kali dilakukan oleh Robert Stephanus pada tahun 1551.

24.      Alkitab pertama yang dicetak dengan pemisahan ayat pada perjanjian lama adalah kitab perjanjian lama Bahasa latin yang dicetak oleh Pagninus pada tahun 1528. Sedangkan alkitab Bahasa Inggris dengan pemisahan pasal dan ayat pertama kali muncul pada Geneva Bible tahun 1560.

25.      Kalimat pertama di Alkitab adalah, “Pada Mulanya...”

26.      Kata terakhir yang tertulis di Alkitab adalah “Amin”

27.      Kalimat “Jangan takut” muncul sebanyak *365* kali di dalam Alkitab. Sama jumlahnya dengan hari dalam setahun. Artinya Tuhan ingin kita menjalani setiap hari tanpa ketakutan.

28.      Kata “Kristen” hanya muncul 6 kali di dalam Alkitab.

29.      Kata “pujian” dan "sukacita" dalam berbagai bentuknya disebut sebanyak 550 kali di dalam Alkitab.

30.      Waktu antara pasal 6-7 kitab Ezra, Confusius dan Budha meninggal (516-458 SM)

31.      Kitab Ester dan kitab Kidung Agung adalah kitab yang tidak pernah menyebut kata "TUHAN".

32.      Kata terpanjang di alkitab adalah "Mahershalalhashbaz" yang ditemukan di Yesaya 8:1.

33.      Dalam 260 pasal Perjanjian Baru, Kedatangan Yesus kedua kali ditulis sebanyak 318 kali. Berarti lebih banyak janji kedatangan-Nya yang kedua kali dibanding jumlah pasal perjanjian baru.

34.      Kitab Mikha dan Nahum adalah kitab tengah dalam Alkitab

Pengakuan Imam Rasuli

Aku percaya kepada Allah,
Bapa yang mahakuasa,
Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus,
AnakNya yang tunggal, Tuhan kita,
Yang dikandung daripada Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria,
yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan,
turun ke dalam kerajaan maut,
pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati,
naik ke sorga,
duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa,
dan akan datang dari sana
untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus;
gereja yang kudus dan am;
persekutuan orang kudus;
pengampunan dosa;
kebangkitan daging;
dan hidup yang kekal. Amin.

Warga Kerajaan Surga


Matius 6:33 (Yayasan Alkitab Bahasakita - Albata) berkata yang utama dalam hidup kita adalah hidup dengan cara yang pantas dan benar sebagai Warga Kerajaan Allah dan semua hal yang kamu butuhkan akan diberikan juga kepadamu.

Kerajaan Allah = Pemerintahan Allah atas semua orang yang TAAT kepada-NYA.

Taat = Markus 8:34

Jadi cara hidup sebagai warga kerajaan Allah dalam 2 Petrus 1:5-7 adalah :

1. Hidup dengan baik. (Pertobatan)
Matius 18:3

2. Tambahkanlah pengetahuanmu tentang hidup yang bijaksana. (Baca Alkitab)
Matius 4:4

3. Belajarlah bagimana cara menguasai diri. (Roh Kudus)
Yohanes 14:16

4. Belajarlah bagaimana bertahan dalam Kesusahan. (Mahkota Kehidupan)
Yakobus 1:12

5. Berusahalah semakin hidup sesuai kemauan Allah. (Satu Roh)
1 Korintus 6:17

6. Belajarlah bagaimana cara mengasihi saudara-saudara seiman. (Melayani)
Markus 10:45

7. Hendaklah kita nyatakan kasih kita kepada semua orang melalui perbuatan. (Pengijilan)
Matius 28:19-20


Daftar Pustaka :
  • Alkitab

Monday, April 02, 2018

Kenapa Harus Pergi Ke Gereja

Kadang saya bertanya kenapa orang Kristen harus pergi ke gereja. Jika kita tanya ini kepada pendeta, kita akan menemukan banyak jawaban terhadap hal tersebut. Dan intinya selalu untuk memuliakan Tuhan dan yang paling egois adalah untuk mendapat berkat, seakan-akan kalau kita tidak ke gereja kita tidak dapat berkat dari Tuhan (capek deh....). Malahan ada pandangan lebih jauh lagi, kalau orang Kristen tidak ke gereja itu artinya orang Kristen itu bukan orang Kristen yang baik.

Tapi secara pribadi, saya selalu berpikir bukan hanya untuk memuliakan Tuhan saja kita ke gereja, karena kalau itu saja, pernyataan itu sepertinya Tuhan membutuhkan manusia untuk memuliakan Dia, sedangkan kita hanya ciptaannya saja, apakah kita bisa membuat dampak sejauh itu kepada pencipta kita. Lebih-lebih kalau bicara berkat, saya rasa Tuhan tidak sejahat itu dan kayaknya Tuhan itu royal, buktinya orang yang tidak ke gereja aja bisa kaya raya dan dapat menikmati bumi ini. Dan untuk baik atau tidak, kita bisa lihat buahnya dalam kehidupan orang Kristen itu sehari-hari.

Mungkin pencerahan yang saya dapat dibawah ini dapat membuat menyadari kenapa kita harus ke gereja.

1. Untuk Berkumpul Bersama 

Melalui firman-Nya kita diingatkan untuk selalu datang dalam pertemuan-pertemuan ibadah, dengan tujuan supaya kita dapat saling mengasihi dan menasihati. Karena seperti kita tahu sering dalam hidup, kita perlu mendapat masukan-masukan dari orang-orang di sekeliling kita dalam hal menghadapi dinamika hidup di bumi ini. Dan dimana lagi tempat yang terbaik kita bisa mendapat nasihat yang berlandaskan kasih dari orang lain tanpa ada "udang di balik bakwan", selain di Gereja.


2. Untuk Mendengarkan Kotbah Tentang Firman Tuhan 

Kotbah yang disampaikan Pendeta dalam ibadah sangatlah membantu kita untuk memahami Firman-Nya yang terkandung dalam Alkitab. Kita yang rajin baca Alkitab akan menyadari bahwa kita memiliki keterbatasan memahami isi Firman Tuhan dalam Alkitab, sehingga mendengar kotbah di Gereja, sangat membantu kita mengerti lebih dalam lagi tentang Firman yang kita baca dalam Alkitab dan menjaga kita tidak liar dalam menafsirkan Firman tersebut.


3. Untuk Menguatkan Iman Kita

Iman merupakan sesuatu yang paling penting dalam hidup orang Kristen, karena dalam Roma 5:1 tertulis Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus”. Dan melalui ke Gereja kita akan lebih dikuatkan Iman kita karena kita akan mendengarkan kotbah Pendeta yang membawa Firman Tuhan dan kesaksian-kesaksian yang hidup, yang disampaikan dengan bimbingan Roh Kudus.


4. Bagus Untuk Keluarga Kita

Kepada yang sudah berkeluarga, pergi ke gereja bersama dengan anak-anak merupakan sesuatu yang vital. Karena kita membawa mereka untuk mengenal Tuhan sejak dini dan untuk memperoleh pengajaran tentang  moral serta nilai-nilai yang benar, yang dapat membantu mereka dalam menjalankan kehidupan mereka. Anak-anak juga bisa mendapatkan komunitas yang baik untuk tempat mereka bergaul. Dan melalui ke gereja bersama-sama dengan keluarga akan sangat membantu kita sebagai keluarga untuk menghadapi dan menemukan solusi dalam melewati ancaman-ancaman yang dapat menghancurkan sebuah keluarga.


5. Untuk Memuji Tuhan Dengan Nyanyian

Dalam dunia penelitian menemukan bahwa bernyanyi mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup serta mempererat ikatan sosial.

Dan sebuah studi oleh sekelompok ilmuwan dari Inggris dan Australia (Clift et al., 2007) menunjukkan bagaimana nyanyi paduan suara berdampak positif terhadap kualitas hidup, kesejahteraan, dan kesehatan. Riset yang melibatkan lebih dari 600 penyanyi paduan suara dari seantero Inggris tersebut memberikan akun empiris bagaimana mereka yang kesehatan psikologisnya relatif rendah memperoleh manfaat dari menyanyi paduan suara. Secara spesifik, empat kelompok berikut memperoleh manfaat paling besar dari nyanyi paduan suara:
  1. Mereka yang memiliki masalah kesehatan mental berkepanjangan
  2. Mereka yang memiliki masalah signifikan dalam hubungan/keluarga
  3. Mereka yang memiliki masalah kesehatan fisik
  4. Mereka yang sedang berduka karena kematian seseorang
Lebih jauh, penelitian ini juga menjelaskan bagaimana persisnya manfaat ini bekerja pada penyanyi. Para ilmuwan dari Universitas Canterbury Christ Church, Kolese Musik Royal Northern dan Universitas Griffith ini mengungkap enam “mekanisme membangun” dalam proses nyanyi paduan suara, yaitu:
  • efek positif
  • perhatian yang terfokus
  • pernapasan mendalam
  • dukungan sosial
  • rangsangan kognitif
  • komitmen teratur
Paduan Suara adalah sajian musik vokal oleh beberapa orang dengan memadukan berbagai jenis suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat mengungkapkan jiwa lagu yang dinyanyikan dan hal itu dapat kita lakukan kalau kita ke Gereja.


6. Untuk Berdoa Bersama

Beberapa manfaat dari doa bersama adalah:

  1. Dengan berdoa bersama, kita dapat menaikkan lebih banyak doa secara kolektif. Setiap kita memiliki cara yang unik untuk berdoa, dan berdoa bersama-sama akan membawa suara yang baru akan kebutuhan yang didoakan itu.
  2. Berdoa bersama-sama memberi saya rasa memiliki yang mendalam. Ketika saya menjadi bagian dari sebuah kelompok, saya merasa menjadi bagian yang penting dari sebuah tujuan yang lebih besar.
  3. Berdoa bersama-sama meningkatkan suasana hati saya. Ketika saya pulang dari sebuah persekutuan doa, saya merasa sangat terhibur karena dalam persekutuan itu saya tidak hanya memperhatikan orang lain, tetapi juga merasakan kasih serta kepedulian dari mereka.
  4. Berdoa bersama-sama membuka hati saya terhadap kebutuhan orang-orang di sekitar saya dan mengingatkan saya bahwa kadang-kadang saya bisa menjadi jawaban bagi doa seseorang.


7. Untuk Berguna Bagi Orang Lain

Gereja merupakan sebuah wadah terbaik bagi orang Kristen untuk ber-Fellowship. Dalam Bahasa Indonesia, kata yang digunakan untuk menyatakan Fellowship adalah Persekutuan. Kata fellowship sebenarnya adalah frasa yang terbentuk dari dua kata dasar Fellow yang berarti teman dan kata Ship yang berarti Kapal atau wadah. Perpaduan dari dua kata dasar inilah yang membentuk kata Fellowship mempunyai makna : wadah dari orang-orang yang saling berteman.
Ketika berteman kita dapat berguna bagi orang lain. Kita dapat saling menguatkan dan saling bahu membahu mencari solusi yang sedang dihadapi teman kita. Ataupun bersama-sama kita dapat menjadi sebuah kekuatan yang baik untuk menolong kelompok yang lebih besar, mengasihi sesama, sebagaimana ajaran dalam Alkitab.


8. Untuk Mengikuti Jejak Yesus

Kata Kristen sendiri memiliki arti "pengikut Kristus atau "pengikut Yesus". Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia (Kisah Para Rasul 11: 26b). Sebagai pengikut Yesus, kita harus belajar mengikuti kebiasaan yang dilakukan Yesus. Dalam Alkitab jelas dapat kita baca bahwa Yesus rajin pergi ke tempat ibadah, sehingga sangat janggal kalau orang kristen jarang atau tidak pernah ke gereja.

Dari sini saya mengambil sebuah kesimpulan pribadi bahwa  kebutuhan untuk pergi ke Gereja lebih kepada kebutuhan kita sebagai manusia yang merupakan ciptaan Tuhan. Tuhan telah menciptakan kita dengan sempurnanya. Dan ke Gereja merupakan sebuah wadah untuk memulihkan, menyegarkan dan meluruskan kita sebagai sebuah ciptaan-Nya, sebagaimana tertulis dalam Matius 11.28 : "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu".

Daftar Pustaka :
- Alkitab
- https://youtu.be/mLNdksSFtyE
- https://sanguinischoraliensis.wordpress.com/2013/06/16/mengapa-semua-orang-seharusnya-berpaduan-suara-kata-ilmuwan/
- http://doa.sabda.org/kekuatan_dalam_doa_bersamasama
- http://torehanpenaku.blogspot.co.id/2008/04/bersekutu-dalam-kerangka-yang-benar.html

Tips Latihan Mata Untuk Meningkatkan Penglihatan


Mata merupakan sesuatu yang penting buat hidup kita, karena sebagai salah satu panca indra kita, melalui mata kita bisa lihat keindahan dunia dalam beraneka ragam warna dan bentuk. Sehinggan perlu sekali kita mengetahui bagaimana menjaga mata kita dengan benar. Dan salah satunya adalah dengan melakukan latihan-latihan tertentu kepada mata supaya mata terjaga dengan baiknya.

Latihan mata membuat otot mata kita lebih fleksibel, dan membawa energi dan aliran darah ke mata untuk mempertahankan tatapan yang optimal. Kita dapat memulai latihan mata dengan latihan sederhana yaitu :
  • Berkonsentrasi pada sebuah objek yang jauh untuk sementara waktu. Cara terbaik untuk melakukan ini tanpa melelahkan mata kita adalah dengan melihat bulan dan fokus padanya selama tiga sampai lima menit setiap hari.
  • Gerakkan kelopak mata dengan berkedip mata Anda 20 sampai 30 kali dengan cepat dan berulang-ulang, tanpa meremas mata tertutup kita. Akhirnya, tutup mata kita dan biarkan mata kita beristirahat.
  • Memutar mata kita ke arah jarum jam selama beberapa detik, dan kemudian putar berlawanan arah jarum jam. Ulangi empat atau lima kali dalam sehari.
  • Memegang pensil, dan letakkan di depan kita dan biarkan mata kita fokus pada pensil. Secara perlahan-lahan dekatkan pensil ke hidung kita dengan mata tetap fokus pada pensil, lalu jauhkan kembali pensil. Ulangi hal ini sampai 10 kali dalam sehari.
Daftar Pustaka : 
  • http://doktersehat.com/tips-meningkatkan-penglihatan-dengan-latihan-mata/

Tuesday, November 03, 2015

Pedoman Hidup Dalam Kebenaran


Secara etimologi teologi, kebenaran memilki kata dasar benar. Kamus bahasa Indonesia memberikan beberapa pengertian dari kebenaran: “keadaan (hal, dsb) yang cocok dengan fakta atau hal yang sebenarnya, sesuatu yang sungguh-sungguh (benar-benar ada, suara hati, kejujuran, izin, persetujuan, perkenan, dan sebetulnya).

Kebenaran menurut bahasa Ibrani adalah tsadaq, sedangkan dalam bahasa Yunani adalah dikaioo, yang berarti mengumumkan suatu keputusan yang menyenangkan, atau menyatakan benar. Konsep ini tidak berarti menjadikan benar tetapi menyatakan kebenaran. Perihal menyatakan kebenaran merupakan konsep dalam persidangan, sehingga membenarkan berarti membubuhkan keputusan yang benar.

Kebenaran dalam bahasa Inggris memakai kata true, yang berarti benar, betul, sejati, sebenarnya, pas / menjadi, kenyataan, mematuhi, impiannya terkabul, setia, tulus, yang sesuai dengan kenyataan. Dan dalam kamus Indonesia-Inggris, Inggris-Indonesia, kata true diterjemahkan sungguh, nyata, betul, memberikan tempat yang tepat, dan mencocokkan hingga tepat sekali.

Dalam kehidupan tidak lah cukup menjadi orang baik karena orang baik belum tentu benar, tapi orang benar pastilah baik.

Dan kehidupan dalam kebenaran akan lebih mudah dan penuh sukacita.

Untuk menunju hidup dalam kebenaran kita perlu pedoman atau doktrin, yaitu sebagai berikut :

Untuk laki-laki yang tua :
  1. Hidupnya haruslah sederhana
  2. Hidupnya haruslah terhormat
  3. Hidupnya haruslah bijaksana
  4. Hidupnya haruslah sehat dalam iman
  5. Hidupnya haruslah dalam kasih
  6. Hidupnya haruslah dalam ketekunan
Untuk wanita (older women) :
  1. Hidupnya haruslah sebagai orang-orang beribadah
  2. Hidupnya haruslah janganlah memfirnah
  3. Hidupnya haruslah jangan menjadi hamba anggur
  4. Hidupnya haruslah cakap mengajarkan hal-hal yang baik.
Untuk kaum muda :
  1. Hidupnya haruslah menguasai diri dalam segala hal
  2. Hidupnya haruslah menjadi teladan dalam berbuat baik
  3. Hdupnya haruslah jujur
  4. Hidupnya haruslah sehat
  5. Hidupnya haruslah tidak tercela


Daftar Pustaka :
  • https://www.facebook.com/notes/alkitab-kegemaranku/kebenaran-yang-memerdekakan/119783055967

Ciri-Ciri Manusia Akhir Zaman



A. Perilaku Moral Mereka 
  1. Mereka Akan Mencintai Dirinya Sendiri Dan Menjadi Hamba Uang.
  2. Mereka Akan Membual Dan Menyombongkan Diri.
  3. Mereka Akan Menjadi Pemfitnah,
  4. Mereka Akan Berontak Terhadap Orang Tua Dan Tidak Tahu Berterima Kasih,
  5. Mereka Tidak Mempedulikan Agama.
  6. Mereka Tidak Tahu Mengasihi,
  7. Mereka Tidak Mau Berdamai.
  8. Mereka Suka Menjelekkan Orang.
  9. Mereka Tidak Dapat Mengekang Diri.
  10. Mereka Garang.
  11. Mereka Tidak Suka Yang Baik.
  12. Mereka Suka Mengkhianat.
  13. Mereka Tidak Berpikir Panjang.Berlagak Tahu.
  14. Mereka Lebih Menuruti Hawa Nafsu Dari Pada Menuruti Allah. 
 B. Wawasan Keagamaan Mereka
  1. Lahiriah Mereka Menjalankan Ibadah Mereka, Tetapi Pada Hakekatnya Mereka Memungkiri Kekuatannya 
C. Kekeranjingan Mereka Akan Pengikut
  1. Di Antara Mereka Terdapat Orang-Orang Yang Menyelundup Ke Rumah Orang Lain Dan Menjerat Perempuan-Perempuan Lemah Yang Sarat Dengan Dosa Dan Dikuasai Oleh Berbagai-Bagai Nafsu.
  2. Mereka Walaupun Selalu Ingin Diajar, Namun Tidak Pernah Dapat Mengenal Kebenaran.
  3. Akal Mereka Bobrok Dan Iman Mereka Tidak Tahan Uji.
  4. Mereka Tidak Akan Lebih Maju, Kebodohan Mereka Pun Akan Nyata Bagi Semua Orang.

Daftar Pustaka :
  • http://www.sarapanpagi.org/keadaan-manusia-pada-akhir-zaman-2-timotius-3-1-9-vt1938.html

Like For Free Alerts